Sumbawa, KTV – Kebahagiaan tampak jelas terpancar dari wajah seluruh tamu undangan saat Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum, meresmikan Gedung Asrama Putra dan Putri Kaltara di Desa Nijang, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat pada Sabtu pagi, 17 Januari.
Acara peresmian ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, termasuk Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot M.P beserta istri; Ketua dan Wakil Ketua I DPRD Kaltara serta anggota DPRD; Sekretaris Provinsi Kaltara; Kepala DPUPR Perkim Kaltara; Kepala DESDM Kaltara; Bupati Bulungan dan Nunukan; serta Rektor Universitas Teknologi Sumbawa (UTS).
Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan bahwa pembangunan gedung asrama ini merupakan bukti komitmen nyata Pemerintah Provinsi Kaltara untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda asal Kaltara yang menempuh pendidikan di luar wilayah.
“Asrama ini diharapkan menjadi hunian yang aman dan nyaman sekaligus media pembinaan karakter, penguatan identitas diri, serta pengembangan potensi para mahasiswa,” ujar Gubernur Zainal.
Gubernur menjelaskan bahwa sejak pembangunan dimulai pada 2024, gedung asrama ini dirancang tidak sekadar menjadi tempat tinggal, tetapi juga sebagai “rumah bersama” yang menjadi wujud semangat persatuan, keberagaman, dan nilai-nilai budaya khas Kaltara.
Zainal juga berpesan kepada ratusan mahasiswa dan mahasiswi asal Kaltara yang sedang menempuh studi di Sumbawa untuk memanfaatkan fasilitas asrama secara optimal dan selalu menjaga nama baik daerah di perantauan.
“Jagalah nama baik Kalimantan Utara dan keluarga. Kehadiran kalian di sini untuk belajar — hindari perbuatan yang melanggar hukum atau bertentangan dengan norma serta adat setempat,” tegasnya.
Gubernur yang sedang menjabat untuk periode kedua ini turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Universitas Teknologi Sumbawa atas dukungan mereka terhadap keberadaan mahasiswa Kaltara serta terselenggaranya pembangunan asrama ini.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian dan pemotongan pita oleh Gubernur Zainal. Setelah itu, Gubernur bersama Bupati Sumbawa meninjau fasilitas gedung asrama putri yang berdiri di atas lahan seluas 2.317 meter persegi.
Gedung asrama terdiri dari tiga lantai dan dilengkapi dengan 28 kamar yang masing-masing mampu menampung empat penghuni. Fasilitas lainnya mencakup ruang tamu, dapur, ruang makan, serta aula serbaguna. Seluruh fasilitas telah lengkap dengan perabotan (mebelair) yang memadai.
Pembangunan gedung asrama ini dibiayai melalui APBD Provinsi Kaltara tahun 2024 dengan total anggaran lebih dari Rp15 miliar, dan pengerjaannya selesai pada akhir 2025. (dkisp)








