telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

HUT Ke-27, Bupati Malinau Paparkan Hasil Pembangunan Dan Penguatan Ekonomi Daerah

Malinau, KTV – Bupati Malinau Wempi W Mawa, S.E., M.H., menyebut perlambatan produksi batu bara dalam dua tahun terakhir berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Malinau. Meski demikian, sektor nonbatu bara masih menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan mencapai 7,35 persen pada 2025.

Hal tersebut disampaikan Bupati Wempi dalam Rapat Paripurna Istimewa ke-I DPRD Kabupaten Malinau Masa Sidang III Tahun 2026, Senin (26/10/2026), dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Malinau.

Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, Pemkab Malinau terus mendorong pengembangan sektor pertanian dan perkebunan, peningkatan produktivitas petani, serta pengolahan komoditas unggulan. Pemerintah juga berupaya memperluas akses pasar agar produk lokal semakin mampu bersaing.

Selain itu, program PESAT dan Milenial Mandiri diharapkan dapat memperkuat usaha masyarakat, membuka lapangan kerja, dan mendorong generasi muda untuk mengembangkan usaha secara mandiri.

Di bidang kesehatan, Pemkab Malinau mencatat cakupan kepesertaan jaminan kesehatan telah mencapai 100 persen hingga Oktober 2026. Pemerintah daerah juga telah memberikan pemeriksaan kesehatan gratis kepada 6.483 siswa sekolah dan 7.119 masyarakat umum.

Sementara itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga minggu ketiga Oktober 2026 telah menjangkau 6.246 siswa, 612 balita, 68 ibu hamil, dan 168 ibu menyusui.

Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.

Di sektor pendidikan, Pemkab Malinau memberikan dukungan sarana pembelajaran berupa papan tulis interaktif, laptop, proyektor, dan layanan internet Starlink kepada 170 sekolah jenjang PAUD, SD, dan SMP.

Pemerintah daerah juga terus berupaya meningkatkan pemerataan pendidikan melalui rehabilitasi sekolah, pembangunan ruang kelas baru, bantuan perlengkapan siswa, serta pemberian beasiswa melalui program Wajib Belajar Malinau Maju dan Desa Sarjana Unggul.

Sementara itu, untuk mempermudah akses pelayanan pemerintahan, Pemkab Malinau meluncurkan aplikasi SAGET pada 2025. Aplikasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh layanan publik dengan lebih cepat dan efisien.

Dari sisi tata kelola pemerintahan, Kabupaten Malinau kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun 2025. Dengan capaian tersebut, Pemkab Malinau berhasil mempertahankan opini WTP selama 12 tahun berturut-turut.

Selain itu, pemerintah daerah juga memperoleh sejumlah penghargaan di bidang inovasi pelayanan melalui aplikasi SAGET, penguatan literasi informasi dan transformasi digital, serta inovasi pendidikan di wilayah perbatasan.

“Berbagai capaian yang diraih Kabupaten Malinau merupakan hasil kerja sama antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya

Ia berharap sinergi tersebut terus terjaga agar pembangunan daerah berjalan berkelanjutan dan manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Malinau. (**)

Related Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top