Sebatik Utara, KTV – Pemerintah Kecamatan Sebatik Utara menggelar pertemuan dalam rangka penetapan dan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Sebatik Utara Tahun 2026. Kegiatan berlangsung pada Senin (21/9/2026) pukul 09.00 WITA, bertempat di Aula Garuda Perkasa Lantai II Kantor Kecamatan Sebatik Utara.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Sebatik Utara beserta jajaran, Kepala KUA Kecamatan Sebatik Utara, perwakilan Kapolsek Sebatik Timur, perwakilan Danramil Sebatik, perwakilan Kepala Puskesmas Sebatik Utara, Kepala Dinas Perhubungan Sebatik, Kepala UPT. PPDM Sebatik, para Kepala Desa se-Kecamatan Sebatik Utara, Ketua BPD, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Camat Sebatik Utara Andi Calo, SE., M.A.P., menyampaikan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kecintaan, pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“MTQ bukan hanya sebuah kegiatan perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi merupakan bagian penting dari upaya kita untuk meningkatkan kecintaan, pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Andi Calo.
Menurutnya, melalui pelaksanaan MTQ diharapkan dapat lahir generasi yang Qur’ani, berakhlak mulia, berilmu, serta memiliki kepedulian terhadap kehidupan bermasyarakat.
Camat menegaskan, pembentukan kepanitiaan menjadi salah satu tahapan penting karena panitia akan menjadi unsur utama dalam mengoordinasikan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan hingga evaluasi.
Ia berharap kepanitiaan yang nantinya terbentuk dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, ikhlas, profesional, transparan, serta mengedepankan semangat kebersamaan dan gotong royong.
“Saya juga mengharapkan dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak, baik pemerintah desa, LPTQ, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi keagamaan, para pemuda maupun seluruh masyarakat Kecamatan Sebatik Utara. Kesuksesan MTQ tidak dapat dicapai oleh panitia saja, melainkan membutuhkan partisipasi dan dukungan kita bersama,” ungkapnya.
Andi Calo juga meminta agar panitia segera menyusun program kerja dan jadwal kegiatan secara terencana. Koordinasi antarseksi perlu dilakukan dengan baik, termasuk terkait administrasi, pendaftaran peserta, penentuan dewan hakim, tempat pelaksanaan, perlengkapan, keamanan, konsumsi, publikasi serta berbagai kebutuhan pendukung lainnya.
Ia menekankan agar pelaksanaan MTQ nantinya berjalan tertib, objektif dan sportif serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Lebih dari sekadar pencapaian prestasi, MTQ diharapkan dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi dan persatuan masyarakat Kecamatan Sebatik Utara.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Sebatik Utara H. M. Asmayadi, S.H.I., menyampaikan bahwa dirinya telah cukup mengenal wilayah Sebatik, termasuk Sebatik Utara dan Sebatik Tengah, karena sebelumnya pernah bertugas di wilayah Sebatik Timur sebelum pemekaran wilayah kecamatan.
Terkait persiapan MTQ, ia menilai pelaksanaan kegiatan tersebut membutuhkan soliditas dan kerja sama seluruh pihak, khususnya pemerintah kecamatan, pemerintah desa, KUA, LPTQ, tokoh agama, tokoh masyarakat serta unsur terkait lainnya.
Menurutnya, pengalaman pelaksanaan MTQ pada tahun-tahun sebelumnya dapat menjadi modal dalam mempersiapkan kegiatan tahun ini. Hal yang perlu segera dilakukan adalah pembentukan kepanitiaan, pembagian tugas, penentuan arah pelaksanaan serta koordinasi antarwilayah.
H. M. Asmayadi juga menyoroti pentingnya persiapan peserta dari masing-masing desa. Ia mendorong pemerintah desa untuk mulai melakukan pemetaan dan seleksi calon peserta sejak awal, sehingga peserta yang diikutsertakan benar-benar dapat dipersiapkan dengan baik.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa aspek pendanaan juga perlu menjadi perhatian bersama. Namun, dukungan anggaran hendaknya tidak menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan pelaksanaan MTQ. Menurutnya, yang terpenting adalah adanya komitmen, koordinasi dan dukungan bersama dari seluruh pihak.
“Dana memang penting untuk memudahkan pelaksanaan MTQ, tetapi jangan sampai ketika dana tidak ada kemudian MTQ tidak berjalan. Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama mendukung dan menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya.
Ia juga mengharapkan pemerintah desa dapat berperan aktif dalam menggerakkan masyarakat di wilayah masing-masing, sehingga pelaksanaan MTQ dapat memperoleh dukungan secara luas.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam mematangkan persiapan MTQ tingkat Kecamatan Sebatik Utara Tahun 2026, sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, unsur keagamaan, serta tokoh masyarakat.
Dengan adanya koordinasi sejak tahap awal, diharapkan seluruh tahapan pelaksanaan MTQ dapat berjalan secara terarah, tertib dan lancar serta memberikan manfaat bagi peningkatan kehidupan keagamaan masyarakat di Kecamatan Sebatik Utara.
Camat Sebatik Utara Andi Calo, SE., M.A.P., menutup sambutannya dengan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berinisiatif dan berkomitmen dalam mempersiapkan pelaksanaan MTQ.
Dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim”, pembentukan panitia MTQ Kecamatan Sebatik Utara secara resmi dinyatakan dimulai. (**)








