telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

Presiden Prabowo Tegur Keras Gubernur Bali Soal Sampah: Bali Kini Kotor, Pariwisata Terancam

Bogor, KTV – Presiden Prabowo Subianto tegur terbuka jajaran pemerintah daerah Bali, termasuk gubernur dan bupati, soal masalah sampah yang cemari lingkungan serta ancam keberlanjutan pariwisata nasional. Presiden tegas masalah sampah tak boleh dibiarkan lama dan bukan diselesaikan saling salahkan, tapi dengan kerja nyata serta kepemimpinan tegas.

“Penyelesaian masalah sampah butuh kerja sama pusat dan daerah. Tapi kita tak boleh tunggu. Karena itu, kalau perlu demi rakyat, pemerintah pusat yang pimpin,” tegas Presiden dalam taklimat Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin, 2 Februari 2026.

Presiden soroti khusus kondisi pantai Bali yang coreng citra pariwisata Indonesia. Presiden ungkap terima keluhan langsung tokoh luar negeri soal Bali yang makin kotor.

“Dia ngomong ke saya. Dia bilang, ‘Your Excellency, I just came from Bali. Oh, Bali so dirty now. Bali not nice.’ Wah, tapi saya terima itu sebagai koreksi. Ini kita harus atasi bersama,” ujar Presiden.

Presiden sampaikan pariwisata sektor paling cepat ciptakan lapangan kerja dan serap tenaga kerja besar. Tapi sektor itu tak bertahan kalau lingkungan, khusus destinasi unggulan seperti Bali, dibiarkan kumuh dan kotor.

“Ini maaf ya, gubernur, bupati-bupati dari Bali. Ini real, lho. Bali bulan Desember 2025. Ini Pantai Bali. Bagaimana turis mau datang ke situ lihat sampah?” kata Presiden.

Saat itu, Presiden langsung minta gubernur dan kepala daerah Bali ambil tanggung jawab penuh kebersihan lingkungan, termasuk libatkan sekolah dan masyarakat dalam kerja bakti rutin.

Presiden tegas kalau pemerintah daerah tak gerak cepat, pusat siap ambil alih pimpin penanganan sampah demi rakyat. Presiden bahkan bilang akan kerahkan TNI, Polri, BUMN, serta kementerian lembaga untuk ikut kerja bakti massal.

“Kalau bupati dan gubernur tidak bisa, saya perintah Dandim, Danrem, saya perintahkan kau gerakan anak buahmu korve. Setiap hari atau setiap berapa hari, korve, korve, korve. Kepolisian, gerakan korve, korve, korve. Nanti dia bisa selamatkan,” tegas Presiden.

Menutup arahan, Presiden Prabowo nyatakan Indonesia harus perang lawan sampah. Menurut Kepala Negara, sampah bukan cuma soal estetika, tapi ancam kesehatan publik dan potensi bencana lingkungan serius.

Pesan Presiden Prabowo jadi peringatan keras sekaligus panggilan aksi bahwa pariwisata Indonesia hanya bertahan kalau lingkungan dijaga, dan kepemimpinan harus tegas, cepat, serta berpihak rakyat. (BPMI Setpres)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *