Malinau, KTV – Persiapan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Malinau dan IRAU ke-12 kini memasuki tahap finalisasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau memastikan sejumlah kebutuhan, mulai dari kebersihan hingga operasional kegiatan, telah dipersiapkan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., mengatakan persiapan saat ini tinggal menyelesaikan sejumlah hal teknis di lapangan.
“Untuk persiapan kita ini tinggal finalisasi. Kebersihan dan operasional juga sudah kita siapkan,” ujar Sekda Ernes saat ditemui usai kerja bakti di sekitar Panggung Budaya Padan Liu’ Burung (PLB), Senin (19/10/2026).
Ia menyebut, Pemkab Malinau juga telah mengajak sejumlah pimpinan daerah, lembaga adat, hingga paguyuban untuk turut hadir dan memeriahkan rangkaian kegiatan. Termasuk dalam kegiatan yang berlangsung di PLB serta karnaval budaya.
Untuk pelaksanaan tahun ini, kegiatan juga mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata. Rangkaian acara akan berlangsung selama tujuh hari, mulai 20 hingga 26 Oktober 2026.
Sementara itu, terkait jumlah pelaku UMKM yang terlibat, Sekda Ernes menyebut saat ini masih berada di angka sekitar 190 UMKM. Jumlah tersebut masih dapat berubah jika nantinya ada penambahan.
Berbeda dengan pelaksanaan beberapa tahun sebelumnya, lokasi UMKM tahun ini akan lebih dibatasi dan ditempatkan di sepanjang area kegiatan. Langkah tersebut dilakukan dengan menyesuaikan waktu pelaksanaan kegiatan.
“Kalau beberapa tahun lalu sampai ke jalan dan jumlahnya bisa mencapai 600. Tahun ini kita batasi karena menyesuaikan hari pelaksanaan,” jelasnya.
Untuk lokasi kegiatan, sebagian besar rangkaian acara akan dipusatkan di kawasan PLB. Namun, khusus lomba ketinting akan dilaksanakan di lokasi tersendiri sesuai dengan arena perlombaan.
Sekda Ernes pun berharap masyarakat dapat ikut hadir dan meramaikan seluruh rangkaian HUT ke-27 Kabupaten Malinau dan IRAU ke-12.
“Harapan saya masyarakat bisa bersama-sama hadir di sini karena ini IRAU yang ke-12. Mari kita sama-sama meramaikan,” pungkasnya.
Sebelum kerja bakti, Pemkab Malinau melaksanakan apel gabungan sebagai bagian dari persiapan kegiatan. Namun apel terhenti akibat hujan dan kembali dilanjutkan dengan kerja bakti setelah kondisi cuaca memungkinkan.(**)








