Zurich, KTV – Bos LaLiga Javier Tebas kembali mengecam Presiden FIFA Gianni Infantino. Menurutnya Infantino tak memberi kontribusi pada perkembangan sepakbola.
Tebas jadi sosok yang vokal mengkritik kebijakan dan rencana yang ditawarkan Infantino di FIFA. Pria berusia 64 tahun itu terutama sangat keras menentang wacana penjualan saham Piala Dunia.
Wacana penjualan saham Piala Dunia yang diinisiasi Infantino pada akhirnya batal terwujud, menyusul berbagai penolakan dan ancaman boikot dari konfederasi-konfederasi sepakbola. Pria asal Swiss itu bahkan dituntut mundur dari jabatan Presiden FIFA karena berusaha memprivatisasi sepakbola.
Javier Tebas termasuk yang mendesak Infantino mundur dari kursi orang nomor 1 FIFA. Dia juga mendesak adanya perombakan di level atas secara menyeluruh.
“Bagi saya, era Gianni Infantino sudah lama berlalu. Saya tidak mengatakan ini karena kejadian baru-baru ini; saya telah memperhatikan gaya manajemen ini sejak lama, meskipun orang lain tampaknya baru menyadarinya sekarang,” kata Tebas kepada media Prancis Le Monde.
“Gianni Infantino bukanlah seseorang yang berkontribusi pada pertumbuhan sepakbola. Sebaliknya, proyek-proyeknya menghancurkan esensi olahraga itu sendiri: liga-liga nasional,” dia menambahkan.
“Sepakbola tidak terbatas pada elit. Bagi saya, era Infantino sudah berakhir. Yang masih harus dilihat adalah kapan hal itu akan berlaku dan bagaimana suksesi akan berlangsung.”
“Saya berharap ini bukan hanya masalah mengganti beberapa orang dengan orang lain, tetapi perombakan yang sesungguhnya,” ujarnya.
(bay/nds)








