telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

Serangan AS Ke Iran Dilancarkan Usai Personel Militer Tewas, Washington Tegaskan Sikap Nuklir Teheran

Washington, KTV – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan operasi militer terbaru yang dilancarkan negaranya ke wilayah Iran merupakan respons atas tewasnya personel militer AS di kawasan Timur Tengah.

Saat tiba di Pangkalan Militer Gabungan Andrews, Maryland, Minggu, Trump mengatakan serangan tersebut dilakukan sebagai bentuk balasan atas gugurnya tiga anggota militer Amerika yang disebutnya sebagai patriot.

“Kami kembali menyerang mereka dengan sangat keras malam ini. Tindakan ini kami lakukan demi tiga patriot hebat yang telah gugur,” kata Trump dikutip dari Antara.

Trump mengklaim operasi militer tersebut menimbulkan kerusakan besar di sejumlah lokasi di Iran. Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci sasaran maupun dampak serangan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Trump kembali menegaskan sikap pemerintahannya bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Menurutnya, Washington akan terus mengambil langkah untuk memastikan tujuan tersebut tercapai.

Ia juga mengklaim Amerika Serikat kini memiliki kendali atas jalur pelayaran strategis Selat Hormuz, seraya menyebut Iran tidak lagi berada pada posisi yang kuat.

Selain itu, Trump menilai kemampuan militer Iran telah melemah. Meski masih memiliki persediaan rudal dan pesawat nirawak (drone), ia menyebut jumlahnya tidak lagi signifikan.

Trump menegaskan pendekatan Amerika Serikat terhadap Iran kini tidak lagi sebatas mencegah pengembangan kemampuan militer tertentu. Menurutnya, Washington siap mengambil langkah lebih jauh untuk menuntaskan persoalan tersebut, termasuk melanjutkan operasi militer apabila dianggap diperlukan.

(SAW)

Related Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top