Sembakung Atulai, KTV — Rapat koordinasi antara Pemerintah Kecamatan Sembakung Atulai, Pemerintah Desa Lubok, pihak PT AHL, serta perwakilan Koramil Nunukan terkait rencana pembangunan Kawasan Desa Mandiri dan Produktif (KDMP) di Desa Lubok. Senin (12/10/2026)
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana yang kondusif dan penuh kebersamaan ini membahas berbagai hal terkait pemanfaatan lahan di kawasan Desa Lubok yang masih berada dalam wilayah konsesi PT AHL, khususnya yang akan digunakan untuk pembangunan KDMP. Pembahasan berjalan dengan saling memahami kepentingan masing-masing pihak, baik dari sisi pengelolaan kawasan konsesi maupun kebutuhan pembangunan dan pengembangan wilayah desa.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Camat Sembakung Atulai Muhammad Junaidi, s. Ip menyampaikan setelah hasil pertemuan:
“Alhamdulillah, PT AHL telah merespon positif dan mendukung rencana pembangunan KDMP di wilayah Desa Lubok. Pihak perusahaan akan memberikan kesempatan kepada Pemerintah Desa untuk mengajukan pembebasan lahan konsesi agar berubah statusnya menjadi Areal Penggunaan Lain, yang selanjutnya akan diteruskan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.” Ujar Junaidi
Hasil positif ini tentu menjadi langkah yang sangat dinantikan oleh masyarakat Desa Lubok Buat. Dengan adanya dukungan dan izin prinsip dari PT AHL, maka proses pengalihan status lahan yang selama ini menjadi kendala utama dapat segera dimulai. Pemerintah Desa Lubok menyambut baik keputusan ini dan akan segera menyiapkan seluruh dokumen administrasi yang diperlukan, agar proses perubahan status lahan dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
Perwakilan Koramil Nunukan juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap terselesaikannya pembahasan ini dengan cara musyawarah. Diharapkan kerja sama yang baik antara pihak perusahaan dan pemerintah desa dapat terus terjalin, sehingga pembangunan KDMP dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat yang nyata bagi peningkatan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat Desa Lubok di masa yang akan datang. (**)








