telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

Bupati Malinau Tegaskan Pelestarian Budaya Dan Peningkatan SDM Dayak Punan

Malinau, KTV – Bupati Malinau Wempi W. Mawa, S.E., M.H., membuka secara resmi Rapat Kerja Tahunan Lembaga Adat Besar Dayak Punan Kabupaten Malinau Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung BPU Desa Respen Tubu, Jumat (2/10/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Wempi mengapresiasi Lembaga Adat Besar Dayak Punan Kabupaten Malinau beserta panitia yang telah mengoordinasikan masyarakat adat dari berbagai desa untuk menyampaikan aspirasi dan merumuskan langkah-langkah bagi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Dayak Punan.

Ia menegaskan bahwa lembaga adat memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan masyarakat, melestarikan budaya, serta menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi.

Karena itu, lembaga adat diharapkan tidak hanya menjadi organisasi formalitas, tetapi benar-benar hadir dan berperan aktif di tengah masyarakat.

Menurutnya, pelestarian adat dan budaya harus dilakukan sejak dini, mulai dari pakaian adat, atribut, pernak-pernik, tarian, hingga kebiasaan dan tradisi yang diwariskan para leluhur.

“Hal ini penting agar generasi muda tetap mengenal, menjaga, dan bangga terhadap identitas budaya Dayak Punan di tengah perkembangan zaman,” ujar Bupati Wempi.

Selain budaya, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam, termasuk kawasan hutan, situs bersejarah, serta berbagai sumber daya alam yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat adat.

Pemanfaatan hasil hutan, seperti kayu gaharu, ikan, dan kekayaan alam lainnya, harus dilakukan secara bijaksana agar tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

“Pembangunan sumber daya manusia juga menjadi hal yang sangat penting. Generasi muda harus dipersiapkan melalui pendidikan formal maupun nonformal agar memiliki kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan untuk membangun daerahnya sendiri,” ungkapnya.

Ia berharap masyarakat Dayak Punan terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah. Melalui rapat kerja tahunan ini, lembaga adat diharapkan dapat merumuskan pokok-pokok pikiran dan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung peningkatan kesejahteraan bersama.

Bupati juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan berbagai program dan fasilitas yang telah disiapkan pemerintah daerah, khususnya dalam bidang pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan ekonomi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan harapan agar pembangunan gedung adat ke depan dapat menampilkan ciri khas budaya Dayak Punan, salah satunya melalui penggunaan tiang-tiang kayu ulit.

Gedung adat tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga dimanfaatkan untuk pembinaan kebudayaan, pelestarian tradisi, dan pelatihan keterampilan bagi generasi muda.

Melalui pelaksanaan rapat kerja tahunan ini, diharapkan Lembaga Adat Besar Dayak Punan Kabupaten Malinau semakin memperkuat perannya dalam menjaga warisan leluhur, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dengan tetap berpegang pada nilai-nilai adat dan budaya. (**)

Related Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top