telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

Pemkab Malinau Dukung CSR PT Damai Bangun Jaya Tebar 20.000 Benih Patin

Malinau, KTV – Pemerintah Kabupaten Malinau mengapresiasi langkah PT Damai Bangun Jaya yang melaksanakan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) melalui penebaran 20.000 benih ikan patin di perairan Sungai Sesayap, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan restocking ikan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kelestarian ekosistem perairan sekaligus meningkatkan populasi ikan di wilayah Kabupaten Malinau.

Sekretaris Daerah Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk CSR yang positif dan memberikan manfaat langsung bagi lingkungan serta masyarakat.

“Atas nama pemerintah daerah, kami memberikan apresiasi yang luar biasa kepada PT Damai Bangun Jaya yang sudah melakukan kegiatan CSR dengan menebarkan benih patin sebanyak 20.000 ekor. Ini merupakan hal yang baru di Malinau dan mudah-mudahan dapat diikuti oleh perusahaan lainnya,” ujar Sekda Ernes.

Menurutnya, kegiatan restocking tidak hanya bertujuan menambah populasi ikan, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem perairan serta mencegah terjadinya penangkapan ikan secara berlebihan atau dengan cara yang tidak tepat.

Ia berharap masyarakat, khususnya nelayan, kepala desa dan perangkat wilayah, turut menjaga lingkungan perairan agar ikan yang telah ditebar dapat berkembang dengan baik.

“Kalau ada ikan yang masih kecil, kita jaga dan biarkan dulu sampai besar dan mencapai ukuran yang layak untuk dikonsumsi,” katanya.

Sekda Ernes menilai, jika upaya menjaga ekosistem perairan dilakukan secara bersama-sama, kondisi perairan Malinau akan semakin baik dan produktif. Pada akhirnya, hal tersebut juga diharapkan dapat mendukung peningkatan pendapatan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

Lebih lanjut, Sekda berharap kegiatan serupa dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain yang beroperasi di Kabupaten Malinau untuk turut berkontribusi melalui program CSR.

Ia juga mendorong APRI untuk membangun komunikasi dengan perusahaan lainnya sehingga dukungan CSR dapat dikembangkan tidak hanya di bidang perikanan, tetapi juga pertanian, perkebunan, hortikultura hingga UMKM.

“Yang penting bagaimana CSR ini bisa membantu nelayan, petani, pekebun dan masyarakat kita, termasuk pelaku UMKM. Silakan perusahaan memilih bidang yang sesuai dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (**)

Related Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top