telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

Pemkab Malinau Perkuat Kemandirian Desa Lewat Inovasi Teknologi Tepat Guna

Malinau, KTV – Pemerintah Kabupaten Malinau terus mendorong kemandirian desa melalui pemanfaatan inovasi dan teknologi tepat guna (TTG). Komitmen tersebut disampaikan Bupati Malinau yang diwakili Plh Sekretaris Daerah Malinau, Drs. Agustinus, M.AP., saat membuka Lomba Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) dan Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Kabupaten Malinau Tahun 2026, di halaman parkir Kantor Bupati Malinau, Kamis (30/7).

Dalam sambutannya, Plh Sekda Agustinus menegaskan bahwa mempertahankan nilai dan tradisi desa tidak berarti menolak kemajuan. Menurutnya, desa yang maju dan mandiri bukan diukur dari banyaknya bangunan megah, melainkan dari kemampuan masyarakatnya mengenali potensi serta menyelesaikan berbagai persoalan secara mandiri.

“Maju dan mandiri adalah ketika desa mampu menyejahterakan warganya lewat karya nyata. Teknologi yang paling bernilai bagi warga desa saat ini adalah teknologi tepat guna, inovasi yang lahir dari kebutuhan nyata, murah, mudah digunakan, dan langsung menjawab tantangan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menjelaskan, teknologi tepat guna dapat diterapkan di berbagai sektor. Di bidang pertanian dan peternakan, misalnya melalui sistem irigasi hemat air, pengelolaan pupuk organik modern, hingga penggunaan mesin pengolah hasil panen untuk meningkatkan produktivitas.

Sementara itu, pada sektor energi dan lingkungan, pemanfaatan biogas dari limbah serta alat penyaring air bersih dinilai mampu menekan biaya hidup masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Tak hanya itu, Agustinus juga menyoroti pentingnya ekonomi digital bagi desa. Menurutnya, pemanfaatan media sosial maupun platform jual-beli sederhana dapat membantu memperluas pasar produk lokal sehingga meningkatkan pendapatan masyarakat.

Sebagai contoh, ia menyebut keberhasilan Lapak Desa Tanjung Lapang yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran. Inisiatif tersebut dinilai berhasil menggerakkan roda perekonomian masyarakat dan layak menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Malinau.

Lebih lanjut, Plh Sekda menegaskan bahwa Posyantek memiliki peran strategis sebagai penghubung antara inovasi masyarakat dengan kebutuhan nyata di lapangan. Melalui Posyantek, berbagai karya dan teknologi yang dihasilkan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga.

Ia pun berpesan kepada seluruh peserta agar terus menghadirkan inovasi yang mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan di desa. Kepada dewan juri, ia berharap proses penilaian dilakukan secara objektif, profesional, dan akuntabel sehingga terpilih inovasi terbaik yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. (**)

Related Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top