telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

Seorang Ayah Di Berau Tega Habisi Istri Dan 2 Anaknya

Berau, KTV – Peristiwa tragis yang mengguncang masyarakat Kampung Punan Mahakam, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, pada Minggu pagi, 10 Agustus 2025

Warga dikejutkan oleh tindakan kejam seorang ayah terhadap keluarganya sendiri. Ia diduga membantai istri yang sedang hamil enam bulan, serta dua anaknya yang masih balita, dengan menggunakan senjata tajam. Korban ditemukan dalam keadaan mengenaskan, dan peristiwa ini telah menimbulkan duka mendalam sekaligus kemarahan publik

Pria berinisial JL (34) melakukan tindakan yang luar biasa kejam dan tak masuk akal, diduga membunuh seluruh keluarganya yaitu istri yang tengah hamil enam bulan, NV (33), serta dua anak balita mereka, NJ (6) dan NS (5)—dengan cara brutal. Peristiwa ini mendatangkan kemarahan dan kecaman luas di masyarakat, hingga pihak kepolisian dituntut untuk menindak tegas pelaku.

Menurut AKP Ngatijan, Kasi Humas Polres Berau, kasus ini terungkap ketika orang tua korban yang tinggal tak jauh dari lokasi mendengar keributan di dalam rumah. Saat mereka masuk, ditemukan seluruh korban tergeletak bersimbah darah dengan kondisi mengenaskan.

Setelah kejadian, pelaku sempat berteriak histeris sebelum akhirnya diamankan oleh warga dan diserahkan ke polisi. Dugaan awal menyebut ia mengalami gangguan jiwa, yang kemungkinan dipicu oleh praktik ilmu hitam yang dijalani untuk mencapai keinginan tertentu. Saat dibawa oleh aparat, pelaku berbicara melantur dan memberikan alasan tidak masuk akal atas perbuatannya.

Polisi kini telah mengamankan lokasi kejadian dan mengumpulkan barang bukti. Sementara itu, jenazah korban telah dibawa ke RSUD dr. Abdul Rivai di Tanjung Redeb untuk pemeriksaan medis, dan pelaku sedang menjalani pemeriksaan kejiwaan di unit psikiatri rumah sakit yang sama. Polisi menunggu kondisi jasmani dan mental pelaku stabil sebelum melanjutkan pemeriksaan.

Sementara motif pasti masih dalam penyelidikan—meski konflik rumah tangga dicurigai sebagai pemicunya—kejadian ini meninggalkan duka mendalam di Kampung Punan Mahakam yang biasanya tenang, kini dipenuhi suasana duka, ketegangan, dan kesedihan atas tragedi pembantaian satu keluarga kecil oleh kepala keluarga sendiri yang dilanda gangguan jiwa.

(Edi Akbar)

Related Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top