Nunukan, KTV – Pemerintah Kabupaten Nunukan tunjukkan komitmen kuat perkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi daerah. Itu mengemuka di Rapat Koordinasi Teknis di Ruang Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan, Rabu (28/1/2026).
Rapat dipimpin Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Nunukan, Juni Mardiansyah, AP, diikuti Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP). Fokus pembahasan potensi sinergi lintas sektor via program pengembangan UMKM terintegrasi dan berkelanjutan.
Sejumlah agenda strategis dibahas, termasuk penataan optimalisasi kawasan Alun-Alun Nunukan sebagai ruang ekonomi kreatif, penguatan UKM Center Nunukan, serta Program Kredit Nol Persen bagi pelaku UMKM. Pemerintah daerah juga dorong peningkatan kapasitas UMKM lewat pelatihan keterampilan berbasis potensi produk unggulan daerah.
Penguatan kualitas pelaku usaha diarahkan pelatihan digitalisasi usaha, branding dan kemasan produk (packing), literasi keuangan, serta fasilitasi akses pemasaran dan pembiayaan. Pemkab Nunukan rencanakan bentuk Lembaga Inkubator Bisnis sebagai wadah pendampingan UMKM naik kelas dan berdaya saing.
Turut dibahas koordinasi teknis rencana kerja sama pembiayaan UMKM antara Pemkab Nunukan dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP). Kerja sama ini harap kuatkan ekosistem pembiayaan dan pemberdayaan UMKM lebih inklusif.
Pusat Investasi Pemerintah sambut baik rencana kerja sama Pemkab Nunukan, khususnya pengembangan UMKM lewat penguatan ekosistem pembiayaan dan pemberdayaan usaha. PIP tegaskan komitmen dukung pertumbuhan UMKM via pelayanan profesional dan integritas tinggi.
Lewat sinergi lintas sektor dan dukungan pembiayaan kuat, Pemkab Nunukan optimis UMKM lokal tumbuh berkelanjutan, berdaya saing, dan jadi tulang punggung ekonomi daerah. (**)








